Kala Musibah Dijadikan Ladang Basah: 5 Tersangka Korupsi Dana Bencana BNPB Berhasil di Amankan KPK


Tekn-id - Anggaran darurat bencana yang semestinya dipakai buat kepentingan menolong banyak korban di lapangan, malah "disulap" Untuk kepentingan pribadi dan kelompok. 

​Hasil operasi senyap (OTT) KPK hari Selasa (13/10/2026) kemarin berhasil mengamankan 14 kepala (dari pejabat BNPB sampai swasta). 

Tapi setelah diseleksi alam secara hukum, lima orang bernasib paling sial ditetapkan jadi tersangka dan resmi diangkut ke tahanan. Rupanya, istilah mencari keuntungan dalam kesempitan benar-benar dipraktikkan secara nyata.

Dana bansos dikorupsi, sekarang dana darurat bencana dikorupsi, hadeh hati mereka ini terbuat dari apa. Ketua KPK Setyo Budiyanto mengungkap bagaimana proyek pengadaan BNPB dikondisikan rapi bersama para vendor. 

​Hasilnya? KPK sukses mengamankan pecahan uang tunai Rp3,3 miliar, emas batangan, sampai aset kripto. Padahal, dana siap pakai itu seharusnya jadi napas buatan bagi korban bencana, yang tahun 2026 ini saja sudah menerima jatah Rp4,6 triliun plus rencana tambahan Rp5,6 triliun. Akibat ulah lancung ini, beberapa ruangan kantor pusat BNPB kini resmi berstatus "dalam pengawasan KPK" alias disegel.

​Para tokoh publik kompak bersuara keras. Ahmad Sahroni menyebutnya sebagai kejahatan kemanusiaan murni, Mahfud MD geleng-geleng kepala melihat ironi lembaga bencana yang justru jadi malapetaka, dan Praswad Nugraha menuntut hukuman seberat-beratnya. Main-main dengan nyawa korban bencana memang sudah waktunya dibalas dengan sanksi paling telak.

Sumber: Berbagai Sumber

Agim Maulana
Agim Maulana Saya Alumni dari SMA Negeri 1 Cisolok Kab. Sukabumi Angkatan Tahun 2020

Posting Komentar untuk "Kala Musibah Dijadikan Ladang Basah: 5 Tersangka Korupsi Dana Bencana BNPB Berhasil di Amankan KPK"